web analytics
Pemerintah Merogoh Anggaran 5,6 T Untuk Diskon Listrik Sampai Juni 2021
Pemerintah Merogoh Anggaran 5,6 T Untuk Diskon Listrik Sampai Juni 2021

Pemerintah Merogoh Anggaran 5,6 T Untuk Diskon Listrik Sampai Juni 2021

KABARPERTIWI.COMPemerintah memperkirakan Anggaran yang diperlukan untuk stimulus  diskon listrik sampai dengan bulan Juni 2021 mencapai 5,67 Triliun Rupiah diskon ini hanya diperuntukkan bagi pelanggan kalangan rumah tangga bisnis dan industri kecil saja.

 

Rida Mulyana Direktur Jenderal ketenagalistrikan menjelaskan pada Kuartal 1 tahun 2021 Anggaran untuk diskon listrik bagi pelanggan rumah tangga 450VA,  pelanggan rumah tangga 900 VA, bisnis kecil dan industri kecil mencapai RP. 3,79 triliun Dengan jumlah penerima sebanyak 32,49 juta pelanggan.

 

Sedangkan untuk  Kuartal II  besaran diskon yang diberikan hanya separuhnya saja atau 50%,  namun jumlah pelanggan yang menerima diskon ini mencapai 32,74 juta pelanggan, dengan jumlah anggaran yang diperlukan mencapai Rp. 1,88 T.

 

“Jadi total anggaran untuk stimulus diskon tarif listrik, Berupa diskon tarif, anggaran yang dibutuhkan 5,67 triliun” Kata Rida Mulyana  melalui teleconference.

 

Pada Kuartal 2 ini pemerintah  juga memberikan stimulus berupa pembebasan biaya beban dan ketentuan rekening minimum yaitu sebesar 50%.

 

Penerima stimulus  diskon listrik untuk Kuartal 1  sebanyak 1,21 juta dengan anggaran mencapai Rp. 844,5  miliar. Pada Kuartal 2 penerima stimulus diskon listrik mencapai 1,23 juta  pelanggan dengan anggaran Rp 421,72 miliar,  kata Rida Mulyana.

 

Jadi kesimpulannya adalah peta anggaran untuk keperluan stimulus diskon tarif listrik sampai dengan keluar tol II mencapai Rp 6,93 triliun dengan jumlah penerima  33,98 juta pelanggan. 

 

Jadi pelanggan rumah tangga 450VA,  pelanggan rumah tangga 900 VA, bisnis kecil dan industri kecil sampai dengan bulan Juni masih dapat diskon tarif listrik namun hanya 50% saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published.